Mengajarkan Critical Thinking untuk Mahasiswa Jenjang S1 dalam Memecahkan Masalah

Diana Andriani

Abstract


Penelitian bertujuan ini untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis dengan metode critical thinking pada lima topik yang diberikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan analisis data menggunakan uji beda rata-rata atau uji-t. Populasi terjangkau pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kelas SI-5 dan kelas SI-6 jurusan Sistem Informasi, Universitas Komputer Indonesia. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik random sampling, yaitu teknik pengumpulan sampel secara acak. Pengujian persyaratan analisis data terdiri dari uji normalitas dengan metode uji Liliefors dan uji homogenitas dengan metode uji Barltlet. Berdasarkan hasil pengujian persyaratan analisis data disimpulkan bahwa kedua kelompok data berdistribusi normal dan homogen. Instrumen variabel kemampuan berpikir kritis adalah kasus-kasus dari topik yang dipilih dan dilihat juga parameter lain seperti pengetahuan, critical spirit, dan reason assesment. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang diajar dengan metode critical thinking lebih tinggi dari pada dengan metode konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa  sebaiknya dosen menggunakan metode critical thinking.

Full Text:

XML

Refbacks

  • There are currently no refbacks.