GAME BERBURU SUKU DAYAK MERATUS SEBAGAI PENGENALAN BUDAYA DAN PELESTARIAN ALAM
PDF (Bahasa Indonesia)

How to Cite

Pangesti, R. (2018). GAME BERBURU SUKU DAYAK MERATUS SEBAGAI PENGENALAN BUDAYA DAN PELESTARIAN ALAM. VISUALITA Jurnal Online Desain Komunikasi Visual, 6(2). https://doi.org/10.33375/vslt.v6i2.1073

Abstract

Suku Dayak merupakan suku pedalaman di daerah Kalimantan yang memiliki cara unik dalam bertahan hidup. Dari zaman dahulu hingga sekarang. Kehidupan suku dayak beserta kearifan tradisionalnya tidak dapat dipisahkan dengan hutan. Hutan adalah tempat yang terintegrasi oleh suku Dayak sebagai ekosistem. Salah satu kearifan tradisional yang dapat dipelajari oleh suku Dayak adalah kekhasan yang dilakukan dari hal berburu. Perburuan tradisional khas masyarakat Dayak ini memiliki aturan dalam pelaksanaannya dan tidak dilakukan ketika mereka masih memiliki banyak cadangan makanan. Suku Dayak sangat menghormati alam. Karena bagi mereka alam memberikan mereka semua kebutuhan yang mereka perlukan tergantung bagaimana memanfaatkan dan mengelolanya. Perburuan yang dilakukan oleh masyarakat Dayak tentu berbeda dengan perburuan liar yang kebanyakan dilakukan oleh masyarakat modern dewasa ini. Perburuan liar ini seringkali berkaitan dengan kepunahan ragam satwa, sudah barang tentu itu benar dan berdampak fatal. Oleh karena itu perlu ada tindakan pelestarian alam. Remaja saat ini kurang peduli terhadap hal – hal yang menyangkut kelestarian alam. Maka diperlukan adanya suatu media untuk memberikan pengertian kepada remaja tentang pentingnya kelestarian alam sebagai penunjang kehidupan bagi penduduk dunia. Untuk memperkenalkan kelestarian alam kepada remaja tentang perburuan masyarakat Dayak ini, maka dirancang sebuah game yang berjudul Dayak Hunting yang dimainkan dalam smartphone. Game ini mendeskripsikan tata cara perburuan yang dilakukan oleh masyarakat Dayak dan dikemas sama seperti budaya yang dianut masyarakat Dayak sebenarnya dari setting tempat, kebiasaan masyarakat, dan aturan yang dijalankan oleh suku ini.

https://doi.org/10.33375/vslt.v6i2.1073
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Drs. Martin, Billa, MM. 2006. Alam Lestari & Kearifan Budaya Dayak Kenyah. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

K.Rajindra Puri. 2005. Deadly Dance In the Bornean Rainforest. Netherlands: KITV Press.

Putra, R. Masri Sareb. 2010. Dayak Djangkang. Tangerang: UMN Press.

Riwut, Tjilik. 1979. Sejarah Dayak.

Sellato, Bernand.2006. Borneo : Heritage of Art & Culture

Tracy Fullerton, 2008. Game Design Workshop. United States : Morgan Kaufmann Publisher.

Yates, Steve. 1992. The Nature of Borneo. United Kingdom: Roundhouse Publishing Ltd.

Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

 b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.