Peran Proyeksi Video di Museum Bank Indonesia

Maugina Rizki Havier

Abstract


Penelitian ini merupakan sebuah kajian tentang peran proyeksi video dalam desain interior Museum Bank Indonesia. Museum Bank Indonesia menggunakan teknik digital untuk memamerkan barang koleksi mereka. Beberapa diantaranya adalah media layar sentuh, film, permainan komposisi cahaya lampu, dan proyeksi video. Proyeksi video merupakan salah satu cara untuk membangun atmosfer ruang. Proyeksi video menggunakan cahaya yang sangat terang untuk memproyeksikan kontennya, karena itulah teknik ini membutuhkan ruang yang gelap untuk hasil yang lebih baik. Teknik ini menggunakan proyektor untuk memproyeksikan konten visual seperti film, animasi, dan juga memakai elemen suara apabila dibutuhkan. Tujuan utama kajian ini adalah untuk menemukan keuntungan atau efek positif sebuah proyeksi video yang ditujukan untuk interior museum.

Kata kunci: interior, museum, proyeksi video


References


Alexander, E.P., & Alexander, M. (2009). Museum in Motion: an Introduction to The History and Functions of Museums. Lanham: AltaMira Press.

Budiarti, L.N. (n.d.). Bahan Kuliah Psikologi Persepsi. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Cadena, R. (2010). Automatic Lighting: The Art and Science of Moving Light in Theatre, Live Performance and Entertainment. Oxford: Focal Press.

Lawson, B. (2001). The Language of Space. Oxford: Architectural Press of Butterworth-Heinemann Publications.

______, Jumlah Pengunjung Museum di Indonesia. (n.d.). Artikel Online: http://kppo.bappenas.go.id/files/Jumlah%20Pengunjung%20Museum%20di%20Indonesia.pdf. (diakses Oktober 2014)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

                                              

                       


Flag Counter 

 

Creative Commons License
VISUALITA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.