Abstract

Masalah kepatuhan wajib pajak adalah masalah penting di seluruh dunia, baikbagi Negara maju maupun di Negara berkembang. Karena jika wajib pajak tidakpatuh maka akan menimbulkan keinginan untuk melakukan tindakanpenghindaran, pengelakan, penyelundupan dan pelalaian pajak. Yang padaakhirnya tindakan tersebut akan menyebabkan penerimaan pajak Negara akanberkurang. Kepatuhan wajib pajak dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitukondisi sistem administrasi perpajakan suatu Negara, pelayanan pada wajibpajak, penegakan hukum perpajakan, pemeriksaan pajak, dan tarif pajak.Salah satu upaya dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak adalahmemberikan pelayanan yang baik kepada wajib pajak. Peningkatan kualitasdan kuantitas pelayanan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kepadawajib pajak sebagai pelanggan sehingga meningkatkan kepatuhan dalambidang perpajakan. Paradigma baru yang menempatkan aparat pemerintahsebagai abdi Negara dan masyarakat (wajib pajak) harus diutamakan agardapat meningkatkan kinerja pelayanan publik. Sikap tanggung jawab sebagaiwarga negara yang baik bertolak belakang dengan kualitas pelayanan yangdiberikan petugas, yang seharusnya semakin baik di awal tahun baru ini.KPP Pratama Merauke telah mengaplikasikan sistem informasi tersebutsebagai sarana kegiatan perpajakan. Dengan substansi yang dikembangkanterbatas pada penerapan system informasi SPT dan kepatuhan pelaporan WajibPajak.