JAMAAH TABLIGH DAN FESTISISM

  • Kankan Kasmana Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Desain, Universitas Komputer Indonesia
Keywords: Fetis, Spiritualitas, Jamaah, Identitas

Abstract

Islam diterima sebagai agama, pandangan dan jalan hidup masyarakat Indonesia. Penetrasi Islam ke Indonesia membuat menciptakan konsep-konsep baru, pandangan, cara hidup, cara berfikir yang mempengaruhi kehidupan sosial dan masyarakat Indonesia. Dalam tatanan  aktualisasinya ajaran Islam ditafsirkan beragam, berakibat pada perbedaan dalam pelaksanaannya. Hal tersebut dipengaruhi oleh padangan turun temurun, tafsir-tafsir yang ada, media, serta pemikiran-pemikiran dari komunitas atau perorangan yang dianggap menjadi sumber terpercaya. Jamaah Tabligh, sebuah organisasi yang mewarnai keberagaman pelaksanaan ajaran Islam di Indonesia. Dalam penelitian ini penulis mencoba menganalisa tentang Jamaah Tabligh dan Fetisisme, sebuah wacana tentang sudut pandang fetisisme dan keyakinan golongan dengan berbagai sumber rujukan. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa Jamaah Tabligh sangat menjunjung ajaran Islam yang dipengaruhi oleh Kitab Fadhail Amal yang menjadi rujukan utama, yang dikarang oleh Muhammad Zakariya Al Kandahlawi. Dalam penafsirannya, banyak sekali peniruan pada Rosul Muhammad seperti penampilan fisik, cara berpakaian yang menjadi entitas dari sebuah spiritualitas, yang membentuk sebuah habitus. Sebagian peniruan merupakan adopsi dari budaya Arab, India dan Afganistan dimana menjadi daerah awal berkembangnya ajaran jamaah ini. Bentuk peniruan merupakan wujud harapan untuk mencapai kepuasan spiritual, dan mencapai pengalaman religius tertentu, sebagai bentuk fetisisme. Namun hal tersebut kembali pada motivasi anggota Jamaah yang sangat beragam.

References

Banard, Malcom. 1996. Fashion sebagai Komunikasi: Cara mengkomunikasikan identitas sosial, seksual, kelas dan Gender. Yogyakarta: Jalasutra.

Chaney, David. 1996. Lifestyles: Sebuah pengantar komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra.

Subagya, Rachmat 1981. Agama Asli Indonesia. Jakarta: Penerbit Sinar Harapan & Yayasan Cipta Loka Caraka.

Barker, Chris. 2005. Cultural Studies: Theory and practice. London: Sage Publication ltd.

Hussain, Muhammad AliJabir: 2008, Menuju Jama‟atul Muslimin, Telaah Sistem Jama‟ah dalam Gerakan Islam. Jakarta: Robbani Press.

Trisnu Brata, Nugroho. 2005. Indonesian Islam in a Global Context: A Pholyphony of Voices Title: Pesona Jamaah Tabligh Dalam, 4th International Symposium of Journal Antropologi Jakarta-Indonesia.

http://antropologi.fib.ugm.ac.id/artdetail.php?id=1 (diakses 24 Oktober 2009).

Karyadi. 2005. Dakwah Jamaah Jaullah (1) Amalkan Dakwah Nabi dan Sunan Kalijaga.

http://www.suaramerdeka.com/harian/0511/30/nas05.htm. (diakses 24 Oktober 2009).

http://foto.detik.com/readfoto/2008/08/08/171829/985431/157/2/.

http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islammancanegara/12/09/12/ma8itk-ulama-penyokong-jamaah-tabligh-2habis.

Published
2011-02-02
How to Cite
Kasmana, K. (2011). JAMAAH TABLIGH DAN FESTISISM. VISUALITA, 3(1). https://doi.org/10.33375/vslt.v3i1.1098
Section
Articles