CITRA DAN SELERA PADA GAYA BERBUSANA DARSO
PDF

How to Cite

Kasmana, K. (2009). CITRA DAN SELERA PADA GAYA BERBUSANA DARSO. VISUALITA Jurnal Online Desain Komunikasi Visual, 1(1), 19-29. https://doi.org/10.33375/vslt.v1i1.1089

Abstract

Darso, seorang artis calung dan pop Sunda di Jawabarat, ia menjadi
ikon artis Sunda yang cukup terkenal. Dengan gaya berbusana, cara berbicara, serta bagaimana ia menampilkan dirinya, ia mampu menciptakan sebuah identitas yang cukup menarik untuk diteliti. Keberadaannya yang fenomenal, menciptakan sebuah daya tarik tersendiri bagi dirinya untuk disukai maupun dibenci oleh masyarakat disekelilingnya. Tulisan ini akan memaparkan tentang citra serta selera seorang pribadi Darso dalam cara berbusana, bertujuan untuk memahami konsep serta latar belakang dibalik pemilihan gaya berbusana tersebut dengan menggunakan pendekatan analisa interpertatif, yang didukung
oleh data-data dan hasil wawancara yang pernah dilakukan oleh penulis.
Untuk mengetahui tentang citra serta selera seorang pribadi Darso maka
diuraikan tentang cara berbusana, konsep yang dimunculkan serta karakter lain yang mendukung perwujudan identitas dalam masalah selera dan apa saja halhal yang terkait. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa identitas Darso diwujudkan bukan hanya dalam berbusana saja, ia muncul dalam ungkapan lain seperti karakter, sifat, dan pandangan terhadap modal. Bagi segelintir orang modal utama bukan hanya dalam bentuk status ekonomi (economic capital), social capital, atau cultural capital saja namun symbolic capital bisa menjadi yang utama dalam beberapa kasus. Darso dengan gaya busana dan karakternya adalah gambaran identitas diri, yang dengannya khalayak dapat mengenali image/citra yang dibangun.
Kata kunci: artis, image, fashion, selera/taste, identitas
https://doi.org/10.33375/vslt.v1i1.1089
PDF

References

Banard, Malcom. 1996. Fashion sebagai Komunikasi: Cara Mengkomunikasikanidentitas sosial, seksual, kelas dan Gender. Yogyakarta: Jalasutra.

Barker, Chris. 2005. Cultural Studies: Theory and practice. London: Sage

Publication ltd.

Chaney, David. 1996. Lifestyles: Sebuah pengantar komprehensif. Yogyakarta:Jalasutra.

Thwaites, Tony. et al 2002. Introducing Cultural and Media Studies: Sebuah

pendekatan semiotika, Yogyakarta: Jalasutra

.

Budiman, Kris. 1999. Kosa Semiotika. Yogyakarta: LKiS.

Piliang, Yasraf Amir. 2004. Dunia yang Dilipat: Tamasya melampaui batas-batas kebudayaan. Yogyakarta: Jalasutra.

Haryanto, Andri. 2009. Darso The Phenomenon, Mulai Fesyen hingga Ngobrol, Darso Selalu Nyentrik. Artikel Online, http://bandung.detik.com/read/2009/12/30/110752/1268357/682/mulai-fesyenhingga-ngobrol-darso-selalu-nyentrik (diakses: 30 Desember 2009).

Haryanto, Andri. 2009. Usai Konser, Darso Kewalahan Layani Pemotretan.

Artikel Online, http://bandung.detik.com/read/2009/12/30/101337/1268303/682/usai-konserdarso-kewalahan-layani-pemotretan- (diakses: 30 Desember 2009).

Erman. 2009. Darso Turut Lestarikan Seni Calung. Artikel Online,

http://www.unpad.ac.id/berita/darso-turut-lestarikan-seni-calung/ (diakses: 28 Desember 2009).

Imran, Ahda. 2005. Berakhir Pekan dengan Darso: Baru dia, superstar calung sunda. Artikel Online, http://osdir.com/ml/culture.region.indonesia.sunda/2005-08/msg00141.html (diakses: 28 Desember 2009).

HY, Retno. 2009. Sisi Lain "Darso The Phenomenon". Artikel Online,

http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=119242 (diakses: 30 Desember 2009).

Authors who publish with this journal agree to the following terms:
a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.

 b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.