Abstract

Arah kiblat adalah hal penting yang perlu diketahui oleh umat Islam untuk dapat melaksanakan ibadah shalat. Arah kiblat pada tiap daerah yang berpenduduk dapat diketahui dengan mudah terlebih lagi daerah yang memiliki mesjid. Namun, kesulitan untuk mengetahui arah kiblat dapat terjadi pada daerah yang tidak berpenduduk, di hutan belantara ataupun di tengah lautan. Hal ini mendorong peneliti untuk merancang alat menentu arah kiblat portable yang dapat mengetahui arah kiblat secara otomatis. Alat yang dirancang terdiri sensor Global Positioning System (GPS) PMB-648 sebagai sensor untuk mengetahui posisi lintang dan bujur, sensor kompas digital HM55B sebagai penentu arah mata angin, mikrokontroler BS2P40 sebagai pengolah data dari GPS, LCD sebagai penampil informasi data arah yang terbaca, dan motor servo sebagai aktuator untuk menunjukkan arah kiblat yang dihasil oleh mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan alat yang dirancang dapat bekerja dengan tingkat kesalahan pada beberapa mesjid di daerah bandung dan Cimahi dengan selisih maksimum sebesar 2.