Abstract

Setiap tahun UKM baru yang menjual makanan dan minuman atau jajanan dalam bentuk cafe, restoran, rumah makan, gerobak, ataupun pedagang kaki lima muncul di Kota Bandung. Namun, diantara para UKM tersebut tidak dapat berlangsung lama, mereka berpendapat bahwa usahanya tutup dikarenakan lokasi usaha yang dimilikinya tidak strategis atau potensi daerahnya kurang menarik. Sedangkan pengambilan keputusan penentuan lokasi yang dilakukan oleh pemilik UKM biasanya hanya menggunakan pendapat mereka pribadi tanpa menggunakan analisis.


Penelitian ini yang memiliki tujuan untuk menghasilkan alat analisis yang dapat digunakan oleh UKM dalam menentukan lokasi usaha dalam bentuk studi kelayakan (feasibility study) lokasi usaha menggunakan alat ukur BCG-Matriks yang dimodifikasi dengan analisa potensi pasar dan proyeksi keuangan. Penelitian ini merupakan studi kasus pada salah satu UKM di kota Bandung Berdasarkan hasil perhitungan maka lokasi yang dipilih dan layak direkomendasikan untuk dibuka yaitu lokasi di daerah Buahbatu.


Kata Kunci : Feasibility Study, Potensi Pasar, Proyeksi Keuangan, BCG Matriks, Usaha Kecil Menengah