POWER NEGARA ISLAM IRAK DAN SURIAH (ISLAMIC STATE OF IRAK AND SURIAH, ISIS )

Yan Mulyana, Akim Akim, Deasy Silva Sari

Abstract


Arab Springs di Timur Tengah melahirkan konflik yang berkepanjangan bagi kawasan Timur Tengah yang efeknya berimbas ke dalam stabilitas hubungan internasional. Salah satu wujudnya adalah lahir dan meluasnya Islamic State of
Iraq and Suriah (ISIS). Eksistensi ISIS memberikan teror baru pada dunia terkait tindak kekerasan yang mereka lakukan disertai dengan okupasi radikal. Upaya-upaya beberapa negara telah dilakukan untuk melenyakpan ISIS. Sayangnya, koalisi internasional tidak mudah menundukkan ISIS karena power yang dimilikinya, baik hard power maupun soft power. Tulisan ini bertujuan untuk menelaah muncul dan berkembangnya ISIS serta bentuk dan kapabilitas power yang dimiliki. Metode yang dipergunakan adalah pendekatan kualitatif. Temuan dari penelitian ini menujukkan bahwa ISIS memiliki kapabilitas power yang mumpuni dari sisi hard power dan soft power. Okupasi ISIS berbasis power mereka menimbulkan respon kuat dari negara-negara dalam hubungan internasional. Diharapkan telaahan transnasional movement berbasis reliji dapat memberikan kontribusi bagi Studi Hubungan Internasional.


Full Text:

PDF

References


Baylis, John and Steve Smith. 2001. The Globalization of World Politics: An Introduction to International Relations. New York: Oxford University Press.

Hayati, Sri dan Ahmad Yani. 2011. Geografi Politik. Cetakan Kedua. Bandung: Refika Aditama.

Jackson, Robert and Georg Sorensen. 1999. Introduction to International Relations. Oxford: Oxford University Press.

Nye Jr, Joseph S. Understanding International Conflicts. 2005. New York: Person Education Inc.

Risse, Thomas et al. 2012. Handbook of International Relations. Washington: SAGE

Weiss, Michael & Hassan Hassan. 2015. ISIS: The Inside Story. Terjemahan Tri Wibowo. Jakarta: Prenadamedia Group.

Brisard, Jean-Charles and Damien Martinez. 2014. Islamic State: The Economy- Based Terrorist Funding. Thomson Reuters Accelus. October 2014.

House of Commons Library. ISIS and the sectarian conflict in the Middle East. Research Paper 15/16 19 March 2015.

Mcfate, Jessica Lewis. The ISIS Defense in Iraq and Syria: Countering and Adaptive Enemy. Middle East Security Report 27. Institute for Study of War. May 2015.

Conflict Armament Research. Islamic State Weapons in Iraq and Syria: Analysis of weapons and ammunition captured from Islamic State forces in Iraq and Syria. Itrace European Union Funded. September 2014.

Gerges, Fawaz A. 2014. ISIS and the Third Wave of Jihadism. Current History Page 339-343. Desember 2014.

Pichon, Eric. 2015. Understanding the rise of ISIL/Da'esh (the 'Islamic State'). European Parliamentary Research Service. 17 March 2015.

Vitale, Heather Marie & James M. Keagle. A Time to Tweet, as Well as a Time to Kill: ISIS's Projection of Power in Iraq and Syria. Defense Horizons National Defense University. October 2014 DH No.7.

Smith, Ben. ISIS and Sectarian Conflict in the Middle East. Research Paper 15/16 19 March 2015. House of Commons Library.

Ajbaili, Mustapha. 2014. "How ISIS conquered social media". Dikutip dari http://english.alarabiya.net/en/media/digital/2014/06/24/How-has-ISIS-conqueredsocial- media-.html pada tanggal 24 Desember 2015.

Batchelor, Tom. 2015. "REVEALED: Inside Islamic State's jihadi training camp where children are trained to kill". Dikutip dari http://www.express.co.uk/news/world/620051/Islamic-State-jihadi-camp-childrenschool pada tanggal 24 Desember 2015.

BBC. 2015. "What is 'Islamic State'?". Dikutip dari http://ichef.bbci.co.uk/news/624/media/images/80549000/gif/_80549572_syria_foreign_fighters_chart_27_01_15_624.gif pada tanggal 24 Desember 2015.

Bean, Duane. 2015. "How ISIS Made Twitter One of Its Main Recruiting Tools – And What Can Be Done About It". Dikutip dari http://www.ijreview.com/2015/08/380544 -how-isis-made-twitter-one-of-its-mainrecruiting-tools-and-what-can-be-doneabout-it/ pada tanggal 24 Desember 2015.

DW. 2014. "AS Bentuk Koalisi 10 Negara Perangi ISIS". Dikutip dari http://www.dw.com/id/as-bentuk-koalisi-10-negara-perangi-isis/a-7904067 pada 5 Oktober 2015.

Hizbut Tahrir Indonesia. 2014. "ISIS Jatuh ke Dalam Perangkap Deklarasi "Khilafah" Yang Tidak Akan Merubahnya Dari Sebuah Kelompok". Dikutip dari http://hizbut-tahrir.or.id/2014/07/17/isisjatuh-

ke-dalam-perangkap-deklarasikhilafah-yang-tidak-akan-merubahnyadari-sebuah-kelompok/ pada tanggal 2 Oktober 2015.

Levs, Josh and Holly Yan. 2014. "Western allies reject ISIS leader's threats against their civilians". Dikutip dari http://edition.cnn.com/2014/09/22/world/meast/isis-threatens-west/ pada tanggal 4 November 2015.

Omidi, Ali. 2014. "Is Iraq Bound for the Same Destiny as Syria?". Dikutip dari http://www.iranreview.org/content/Documents/Is-Iraq-Bound-for-the-Same-Destinyas-Syria-.htm pada tanggal 7 Desember 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.