PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOSEN UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA (UNIKOM)

Tatik Fidowaty, Poni Sukaesih Kurniati

Abstract


Budaya organisasi yang baik dapat menjadi instrumen keunggulan kompetitif yang utama jika budaya organisasi mampu mendukung strategi organisasi dan mampu menjawab atau mengatasi tantangan lingkungan dengan cepat dan tepat. Budaya organisasi dapat berfungsi sebagai sistem perekat dan acuan prilaku untuk mencapai tujuan organisasi. Sebaliknya budaya organisasi yang buruk akan menghambat jalannya organisasi. Dalam pelaksanaannya masih ada dosen yang menggunakan pola-pola pembelajaran konvensional, memberikan latihan tanpa ada proses belajar mengajar, belum optimal dalam membimbing skripsi, mengajar tidak sesuai dengan silabus. Selain itu masih ada dosen yang mengajar tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, hanya sebagian dosen yang melakukan penelitian, bagi dosen yang aktif dan produktif maka dalam satu tahun bisa melakukan beberapa penelitian tapi bagi yang tidak aktif, dalam satu tahun tidak melakukan penelitian sama sekali. Begitupun juga dengan pengabdian pada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat masih berkisar mengawas UN, mengawas SNMPTN, dan sejenisnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner, observasi non partisipan, studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Kuesioner disebarkan kepada 62 orang dosen Unikom. Metode analisis data yang digunakan peneliti adalah analisa data kuantitatif dengan skala likert. Untuk mengetahui tingkat keeratan hubungan menggunakan pearson produk moment sedangkan untuk mengetahui besarnya pengaruh menggunakan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka peneliti menyimpulkan bahwa budaya organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dosen yaitu sebesar 62,25 % dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar budaya organisasi.

Full Text:

PDF

References


Arikunto. 2003. Menejemen Pengajaran. Yogyakarta: Rineka Cipta

Moeljono, Djokosantoso. 2003. Budaya Korporat dan Keunggulan Korporasi. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Riduwan. 2003. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Robbins, Stephen P. 2003. Perilaku organisasi. Salemba Empat, Jakarta, Indonesia.

Kreitner, Robert & Angelo Kiniciki. 2009. Organizational Behavior (Ninth Edition). New York: Mcgraw-Hill/Irwin

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2007. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: PT. Refika Aditama.

Prawirosentono, Suryadi. 2008. Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Santoso, Gempur. 2005. Metodologi Penelitian Kuantintatif dan Kualitatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Schein, E.G. 2009, The Corporate Culture Survival Guide, John Wiley & Sons, San Fransisco: CA

Sobirin, Ahmad. 2005. Meraih Keunggulan Melalui Pengintegrasian Sumber Daya Manusia dan Perencanaan Strategik. Edisi Khusus Jurnal Siasat Bisnis On Human Resources.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta

Winardi. 2007. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Undang-undang No 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi

Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.