STRATEGI KOMUNIKASI PEREMPUAN SEKS KOMERSIAL MELALUI TAKSI GELAP DIKOTA PADANG

Elva Ronaning Roem

Abstract


Tulisan ini merupakan penelitian yang dilakukan diKota Padang, Provinsi Sumatera Barat dengan meneliti perempuan pekerja seks komersial yang bekerja menggunakan jasa taksi dalam melakukan pekerjaan prostitusi. Dengan mengambil informan perempuan pekerja seks komersial secara snowbal sampling, hasil penelitian menyebutkan, bahwa pekerja seks komersial memakai taksi gelap serta jasa sopir taksi memiliki dua tujuan utama.Pertama, sebagai bentuk strategi komunikasi dalam mempromosikan diri pada pelanggan hidung belang dan transportasi mereka yang efisien dalam hal waktu dan jarak. Kedua adalah aman dari razia aparat berwenang maupun dari preman.

Full Text:

PDF

References


Agusyanto, Ruddy. 2007. Jaringan Sosial dalam Organisasi. Jakarta: Rajawali Press.

Effendi, Onong, Ujhana, 1999. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Freddy Rangkuti, 2001.Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis, Jakarta: PT. Gramedia.

George C. Homans, 1950. The Human Group (New York: Harcourt, Brace and Company.

Kartono, Kartini. 2005. Patologi Sosial.Jakarta: Rajawali Press.

Ikhwan dan Erianjoni, 2012. Pola Dan Jaringan Prostitusi Terselubung Di Kota Padang, Jurnal Humanus, Vol. XI No.2 Th. 2012.

Kartono, Kartini. 2007. Pathologi Sosial I (Edisi Revisi), Jakarta: CV Rajawali Pers.

Koentjoro. 2004. On the Spot, Tutur dari Sarang Pelacur. Yogyakarta: CV. Qalam.

Kotler, Philip, 2000. Manajemen Pemasaran, Jakarta: PT Prehalindo.

Mulyana, Deddy. 2002. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Saputra, Wahidin, 2011, Public Relations Teori dan praktik public relations di Era cyber, Depok: Gramata Publishing.

Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.