Abstract

The purpose of this article is to clarify the relation between CEO characteristics and firm value in the banking industry sector on Indonesia Stock Exchange. This study used 183 data collected from 37 banking companies from 2015 to 2020. The results show that CEO characteristics (gender, MBA degree, tenure) have no effect on firm value as measured using Market to Book Value (MBV). Meanwhile, ROA, Leverage, and financial condition as control variables have an effect on firm value. This result indicates that company policies do not depend on an individual (CEO), but company policies are based on all members board of directors or the top management team. This study has implications for upper echelon theory that CEO is not the only powerful actor who can determine the firm value.


Keywords: Firm Value; CEO Characteristic; Upper Echelon; Market to Book Value; IDX


 


 


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh karakteristik CEO terhadap nilai perusahaan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan sampel sebanyak 37 perusahaan perbankan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2022 terkumpul data sebanyak 193 observasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik CEO (Jenis kelamin, gelar MBA, tenur) tidak berpengaruh terhadap Market to Book Value (MBV) sebagai proksi nilai perusahaan. Leverage dan kondisi keuangan sebagai variable control berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian memberikan indikasi bahwa kebijakan perusahaan tidak hanya tergantung pada seorang individu (CEO) saja namun kebijakan perusahaan didasarkan pada seluruh anggota dalam jajaran dewan direksi atau top management team.  Penelitian ini memberikan implikasi terhadap teori upper echelon bahwa CEO bukanlah satu-satunya powerful actor yang dapat menentukan nilai perusahaan.


Kata Kunci: Nilai perusahaan; Karakteristik CEO; Eselon Atas; Pasar Nilai Buku; BEI