Analisis Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sub Sektor Properti dan Real Estate di BEI 2011-2015

Adeh Ratna Komala

Abstract


Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sub sektor properti dan real estate terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2011-2015. Fenomena yang terjadi yaitu pada beberapa perusahaan sub sektor properti dan real estate yang mengalami kesulitan keuangan ketika perusahaan memiliki arus kas dan likuiditas yang sehat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah arus kas dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial distress.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Unit analisis dalam penelitian ini adalah 105 laporan keuangan tahunan perusahaan yang diambil pada tahun 2011-2015. Sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan statistik uji t dengan SPSS Versi 16.0 for Windows.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa arus kas berpengaruh terhadap financial distress, demikian juga dengan likuiditas yang berpengaruh terhadap financial distress pada pada perusahaan sub sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.


Full Text:

PDF

References


Bagus Radiansyah. 2013. Pengaruh Efisiensi Operasi, Arus Kas Operasi, Dan Pertumbuhan Perusahaan Dalam Meprediksi Financial Distress. E-Jurnal Akuntansi Universitas Negeri Padang. Vol. 1 No.3.

Dwi Martani. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta: Salemba Empat

Evanny Indri Hapsari. 2012. Kekuatan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Di Bei. Jurnal Dinamika Manajemen, Jdm Vol. 3, No. 2, 2012, Pp: 101-109.

Fitria Wahyuningtyas, F. 2010. Penggunaan Laba dan Arus Kas untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress (Studi Kasus pada Perusahaan Bukan Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2005- 2008). Semarang.

Irham Fahmi. 2014. Manajemen Keuangan Perusahaan dan Pasar Modal. Jakarta: Mitra Wacana Media.

James dan John. 2013. Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan. Edisi 13. Jakarta.

Kordestani, G. et al. 2011. Ability of Combinations of Cash Flow Components to Predict Financial Distress. Business: Theory and Practice. Vol. 12, No. 3. pp. 277-285.

Ni Luh Made Ayu Widiari dan Ni K. Lely Aryani Merkusiwati. 2015. Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Operating Capacity, dan Sales Growth Terhadap Financial Distress. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 11.2 (2015): 456-469

Sofyan Syafri Harahap. 2015. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sjahrial Dermawan. 2015. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Mitra Wamcama Media.

Toto Prihadi. 2013. Praktis Memahami Laporan Keuangan Sesuai IFRS dan PSAK. Jakarta: PPM Manajemen

Qaiser Abbas and Abdul Rashid. 2011. Modelling Bankruptcy Pridiction For Non-Financial Firm: The Case of Pakistan. MPRA Paper No. 28161

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/09/13/153437526/permintaan.properti.menurun.pefindo.revisi.peringkat.summarecon.agung.

http://properti.kompas.com/read/2015/11/10/090000421/Laba.Bersih.Jababeka.Anjlok

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2013/02/05/09301831/Kemenhub.Selalu.Monitor.Maskapai


Refbacks

  • There are currently no refbacks.