PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PAJAK DAN KEPATUHAN MATERIAL WAJIB PAJAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP REALISASI PENERIMAAN PAJAK (SURVEY PADA KPP DI KANWIL DJP JABAR I)

Dian Dwinita

Abstract


The research was conducted on 7 Tax Offices in West Java Regional Office I. The
Phenomenon is a disappointment related complaints against the service tax, the low ratio of tax
compliance, as well as realization of tax revenues do not reach the target.
The purpose of this study is to investigate how the quality of the tax service, influences atas
service quality to compliance materials, influence the quality of the tax service and taxpayer
compliance material to the realization of tax revenue in the KPP in West Java Regional Office I.
The method used in this research is descriptive and verificative method with quantitative
approach. The population in this study were 7 KPP in West Java Regional Office I. Respondents
in this study is the Taxpayer at 7 KPP in West Java Regional Office I, a member of the sample
used in this research method is 150 samples. Statistical tests used are Path Analysis, Pearson
correlation calculations, the coefficient of determination, test validity, test reliability, and test
hypotheses with SPSS 22 for Windows as tool of analysis.
The results showed that the variable tax service quality of material tax compliance has a low
relationship with the direction of a positive relationship. Then the variable of tax service quality
and material tax compliance to realization of tax revenues has a strong relationship with the
direction of a positive relationship.


Full Text:

PDF

References


Albari. 2009. Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepatuhan Membayar Pajak. Jurnal Siasat

Bisnis, Vol. 13 No. 1, 1–13

Boediono. 2007. Pelayanan Prima Perpajakan. Rineka Cipta, Jakarta

Chairuddin Syah Nasution. 2003. “Analisis Potensi Dan Pertumbuhan Penerimaan Pajak

Penghasilan (PPh) Di Indonesia Periode 1990 – 2000”. Kajian Ekonomi Dan Keuangan,

Vol. 7, No. 2.

Chris Barker, Nancy Pistrang & Robert Elliot. 2002. Research Methods in. Clinical Psychology(

nd ed.), John Wiley & Sons, LTD Chichester. England

Dahliana Hasan. 2008. “Pelaksanaan Tax Compliance Dalam Upaya Optimalisasi Penerimaan

Pajak di Kota Yogyakarta”. Mimbar Hukum Vol 20 : 193410

John Hutagaol. 2007. Perpajakan : Isu isu Kontemporer. Yogyakarta: Graha Ilmu.

John Hutagaol, 2007. Strategi Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak. Akuntabilitas Vol. 6: 186193

Jonathan,

Sarwono.

Metode

Penelitian

Kuantitatif

dan

Kualitatif.

Yogyakarta:

Graha

Ilmu

Lenna

Ellitan

dan

Lina

Anatan.

Sistem

Informasi

Manajemen.

Bandung:

Alfabeta

Mardiasmo.

Perpajakan

Edisi

Revisi

Yogyakarta:

Penerbit

Andi

Ratminto

dan

Winarsih,

Atik

Septi.

Manejemen

Pelayanan.

Yogyakarta:

Pustaka

Pelajar.

Rudi

Suardi

.

.

Sistem

Manajemen

Mutu

ISO

:2000:

Penerapannya

Untuk

Mencapai

TQM.

akarta:

PPM

Siti

Kurnia

Rahayu.

Perpajakan

Indonesia:

Konsep

&

Aspek

Formal.

Yogyakarta:

Graha

Ilmu

Siti

Kurnia Rahayu dan Sony Devano. 2006. Perpajakan Konsep, Teori dan Isu Bandung:

Kencana

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suryadi. 2006. “Model hubungan kausal Kesadaran,Pelayanan,Kepatuhan Wajib Pajak dan

Pengaruhnya terhadap Kinerja Penerimaan pajak :Suatu Survey di wilayah Jawa Timur”.

Jurnal Keuangan Publik Vol 4 :105-121

Timbul Hamonangan Simanjuntak dan Imam Mukhlis. 2012. Dimensi Ekonomi Perpajakan dalam

Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Raih AsaSukses (Penebar Swadaya Grup)

Umi Narimawati. 2010. Penulisan Karya Ilmiah. Bekasi: Genesis

Widi Widodo. 2010. Moralitas, Budaya dan Kepatuhan Pajak. Bandung: Alfabeta.

Internet

Agus Hamdan dan Yoepidha L Soemantri. 2013. Kepatuhan Penyampaian SPT PPh Orang

Pribadi Garut 53 %. Diakses pada 2 April, 2014 dari World Wide Web:

http://www.garutkab.go.id/pub/news/detail/8704-kepatuhan-penyampaian-spt-pph-orangpribadi-garut-53/

Anwar

Suprijadi.

Wajib

Pajak

Masih Kecewa Dengan Pelayanan Kantor Pajak. Diakses

pada

April,

dari World Wide Web:

http://finance.detik.com/read/2010/10/05/141529/1456035/4/wajib-pajak-masih-kecewa-

dengan-pelayanan-kantor-pajak?f9911023?topnews

Chandra Budi. 2013. Tingkat Kepatujan Wajib Pajak Masih Rendah. Diakses pada 2 April, 2014,

dari World Wide Web: http://www.pikiran-rakyat.com/node/242947

Departemen Keuangan. 2014. Realisasi Penerimaan Negara (Milyar Rupiah), 2007-2014.

Diakses

pada

April,

dari World Wide Web:

http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=13

Endy Rakhmat Wibowo. 2012. Mengejar Penunggak Pajak demi Target Penerimaan 2012.

Diakses

pada

April,

dari World Wide Web:

http://www.pajak.go.id/content/article/mengejar-penunggak-pajak-demi-targetpenerimaan-2012

Fuad Rahmany. 2013. Dirjen: 269 Kantor Pajak Tidak Layak Pakai. Diakses pada 2 April, 2014

dari World Wide Web: http://finance.detik.com/read/2013/09/10/183404/2354868/4/dirjen269-kantor-pajak-tidak-layak-pakai

Hadi

Purnomo. 2014. BPK: Penerimaan Pajak Tidak Capai Target dalam 4 Tahun Terakhir.

Diakses

pada

April,

dari World Wide Web:

http://www.voaindonesia.com/content/bpk-penerimaan-pajak-tidak-capai-target-dalam-4tahun-terakhir/1683033.html

Kementerian

Keuangan. 2014. Penerimaan Pajak 2013 Kurang Rp 76,3 Triliun dari Target.

Diakses

pada

April,

dari World Wide Web:

http://bisnis.liputan6.com/read/793346/penerimaan-pajak-2013-kurang-rp-763-triliun-daritarget

Surya

Manurung.

Kompleksitas

Kepatuhan

Pajak.

Diakses

pada

April,

dari

World

Wide

Web:

http://www.pajak.go.id/content/article/kompleksitas-kepatuhan-pajak

Tony

Prasetianton. 2013. Tony Prasetiantono: Indonesia Harus Tingkatkan Tax Ratio.

Diakses pada 2 April, 2014 dari World Wide Web: http://www.pajak.go.id/content/tonyprasetiantono-indonesia-harus-tingkatkan-tax-ratio


Refbacks

  • There are currently no refbacks.