Abstract

Masalah kepatuhan wajib pajak adalah masalah penting di seluruh negara, baik bagi negaramaju maupun negara berkembang. Jika wajib pajak tidak patuh maka akan menimbulkankeinginan untuk melakukan penghindaran, pengelakan, penyelundupan dan pelalaian pajak.Upaya pemerintah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak seperti peningkatan sistemadministrasi perpajakan modern dan sanksi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh sistem administrasi perpajakan modern dan sanksi perpajakan terhadapkepatuhan wajib pajak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptifdan verifikatif. Unit observasi dalam penelitian ini adalah 5 KPP di Kanwil DJP Jabar 1 denganunit analisis pegawai account representative yang berjumlah 53 orang. Pengujian statistik yangdigunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis korelasi, koefisiendeterminasi, dan pengujian hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 21 untukMicrosoft Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial, sistem administrasiperpajakan modern berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dan sanksiperpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Selain itu, secara simultansistem administrasi perpajakan modern dan sanksi perpajakan berpengaruh signifikan terhadapkepatuhan wajib pajak.