Pengembangan Aplikasi Perhitungan Energi Menggunakan Formula Harris Benedict Untuk Membantu Dalam Menentukan Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.34010/jamika.v8i2.1031Keywords:
pengembangan aplikasi, gizi ibu hamil, formula harris benedictAbstract
Hasil survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012 menyatakan bahwa status gizi ibu selama kehamilan sangatlah penting bagi perkembangan bayi di dalam rahim. Gizi merupakan zat-zat yang didapat dari makanan (karbohidrat, lemak, dan protein, oksidasi) yang dapat menghasilkan energi untuk kebutuhan tubuh dalam melakukan aktivitas. Jadi untuk mengetahui kebutuhan gizi seseorang harus dilakukan perhitungan energi yang dibutuhkan. Perhitungan kebutuhan energi dapat dilakukan dengan menggunakan formula Harris Benedict. Formula Harris Benedict digunakan untuk menghitung jumlah kalori (satuan energi) yang dibutuhkan seseorang setiap harinya. Dalam proses perhitungannya formula Harris Benedict membutuhkan nilai BMR (Basal Metabolic Rate). Energi dibutuhkan untuk beberapa fungsi vital tubuh seperti bernafas, denyut jantung, pengaturan suhu tubuh, pemeliharaan tonus otot, sekresi enzim, metabolisme makanan, sekresi hormon, dan transmisi elektrik pada otot. Khusus untuk ibu hamil nilai BMR ini akan ditambahkan dengan angka kecukupan gizi berdasarkan usia kehamilan (trimester kehamilan). Faktor lain yang mempengaruhi nilai kebutuhan energi adalah tingkat aktivitas fisik, usia, berat badan dan tinggi badan. Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi berbasis android dan web untuk perhitungan energi menggunakan formula Harris Benedict. Hasil dari perhitungan energi dapat digunakan untuk membantu ibu hamil dalam menentukan kebutuhan gizi, sehingga dapat membantu ibu hamil dalam menjaga status gizi selama masa kehamilan.
