PERAN HUMAS PEMERINTAH DALAM PEMASARAN CITY BRANDING MELALUI MEDIA MASSA

  • Uud Wahyudin Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
  • Dedi Rumawan Erlandia Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
Keywords: City Branding, Government Public Relations, Mass Media, Public Relations Pemerintah, Media Massa

Abstract

Era globalisasi menuntut sebuah kota untuk mengelola citranya dan menjadikan citra itu sebagai komoditas, bersaing untuk menjadi yang terbaik. Media massa memainkan peran penting sebagai salah satu media pemasaran dalam membentuk city branding untuk sebuah kota. Dengan demikian, humas pemerintah harus melakukan komunikasi interaktif dengan media massa atau pers.Public Relations dan mitranya, media massa atau pers, tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Melalui media massa, Public Relations sebagai strategi promosi city branding dapat menyampaikan informasi tentang kota secara lebih komprehensif.Penerapan branding kota pemasaran melalui media massa oleh public relations pemerintah, dapat dilakukan dengan membuat profil kota / daerah yang harus disebarluaskan ke media massa di Indonesia dengan bahasa nasional, dengan desain yang menarik, sehingga mereka dapat dengan mudah menarik perhatian. Dalam praktik pemasaran atau promosi branding kota melalui media massa oleh humas pemerintah, setiap pemimpin daerah seperti walikota atau bupati harus diberi tanggung jawab untuk mempromosikan branding kota, terutama melalui media massa, baik cetak maupun elektronik. --------------------------------------------------------------------------------- The era of globalization requires a city to manage its image and make the image like a commodity, competing to be the best. Mass media plays an important role as one of the marketing media in forming city branding for a city. Thus, government public relations must make an interactive communication with the mass media or the press.Public Relations and its partners, mass media or the press, can not be separated from each other. Through mass media, Public Relations as a promotion strategy of city branding can convey information about a city more comprehensively.The application of marketing city branding through the mass media by government public relations, can be done by making a profile of the city/region that must be disseminated to the mass media in Indonesia with national language, with attractive designs, so that they can easily draw the attention. In the practice of marketing or promoting of city branding through the mass media by government public relations, every regional leader like a mayor or a regent must be given the responsibility to promote city branding, especially through mass media, both print and electronic.

References

Ardianto, Elvinaro. 2009. Public RelationsPraktis. Bandung: Widya Padjadjaran

Ardianto, Elvinaro dan Erdinaya, Lukiati Komala. 2004. Komunikasi Massa. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Daft, R and R. Langel, “Organization Information Requirements, Media Richness and Structural Design”, Management Science, vol.32. N.5541-571, 1986.

Kotler, Philip, Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. PT Gelora Aksara Pratama.

Morissan, M.A. 2010. Periklanan: Komunikasi Pemasran Terpadu. Bogor: Penerbit Ghala Indonesia.

Pramuningrum, Annisa Dwi dan Ali, Dini Salmiyah Fithrah. Strategi City Branding Humas Pemerintah Kota Bandung Sebagai Smart City Melalui Program Smart Governance. Jurnal Komunikasi ACTA DIURNA, Vol.13 No.2, Oktober 2017.

Putri, I Dewa Ayu Hendrawathy. Peranan Public Relations Dalam Menjaring Pemasang Iklan Pada Radio Republik Indonesia Cabang Madya-Denpasar. Jurnal Kajian Komunikasi, Volume 3, No.2, Desember 2015 hlm 120-132).

Putra, I Gusti Ngurah.1997, Perkembangan Teori Public Relations dan Implikasinya terhadap Penelitian dan Pendidikan Public Relations di Indonesia. Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi, halaman 126. ISSN 0853-4470)

Ruslan, Rosady. 2001. Etika Kehumasan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sendjaja, Sasa Djuarsa. 1997. Komunikasi Pemasaran Menyongsong Abad XXI “Niching dan Mixing”. Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi, halaman 126. ISSN 0853-4470).

Sanjaya, Santosa, 2009. Two-Way Symmetrical Model: Model Komunikasi Public Relations bagi Organisasi Bisnis Masyarakat Majemuk. Jurnal ISKI Bandung, Vol 3 No.1.Desember 2009. Hlm: 82-97).

Published
2018-12-24
Section
Articles