PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM IBU INSPIRASI “KOPERNIK” DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN

  • Agus Setiaman Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
  • Utami Chairany Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
  • Kismiyati El Karimah Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran
Keywords: Empowerment, appropriate technology, poverty, women, patriarchal culture, Pemberdayaan, teknologi tepat guna, kemiskinan, perempuan, budaya patriarki

Abstract

Program Ibu Inspirasi adalah program pengentasan kemiskinan yang digagas Kopernik di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kemiskinan yang ada di Nusa Tenggara Timur disebabkan oleh keterbatasan informasi mengenai hak-hak perempuan serta kesenjangan informasi mengenai teknologi tepat guna. Maka dari itu, Kopernik berusaha mengentaskan kemiskinan melalui kerjasama dengan beberapa pihak. Dalam Program Ibu Inspirasi, Kopernik bekerjasama dengan organisasi lokal serta pemerintah untuk mensosialisasikan program serta teknologi-teknologi yang dibawa Kopernik. Program ini berupaya mengentaskan kemiskinan melalui pembangunan diri perempuan hingga akhirnya dapat berkontribusi lebih dalam rumah tangganya. Program Ibu Inspirasi juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di ranah masyarakat.Pemberdayaan yang dilakukan oleh Kopernik melalui Program Ibu Inspirasi merupakan pemberdayaan yang terbilang unik, karena tidak hanya bertujuan untuk mengajarkan keterampilan hingga para ibu bisa membantu keluarganya secara finansial, tetapi juga turut mempromosikan energi bersih yang baik untuk lingkungan. Pemberdayaan perempuan merupakan usaha pengentasan kemiskinan melalui pembangunan kapasitas perempuan.Salah satu cara membangun kapasitas tersebut adalah dengan meningkatkan kesadaran mereka mengenai banyak hal yang selama ini tertutup oleh pemakluman budaya-budaya yang berkembang di masyarakat. Pemahaman yang tertanam sejak dulu seringkali membuat pemberdayaan perempuan disalahartikan oleh orang awam. Memberdayakan para ibu dengan nilai-nilai patriarki yang begitu melekat di wilayah terpencil sambil mengenalkan teknologi tepat guna yang berbasis energi bersih.---------------------------------------------------------------------------------The Inspiration Program is a poverty alleviation program initiated by Kopernik in the East Nusa Tenggara region. Poverty in East Nusa Tenggara is caused by limited information about women's rights and information gaps regarding appropriate technology. Therefore, Kopernik seeks to alleviate poverty through collaboration with several parties. In the Inspiration Program, Kopernik collaborates with local organizations and the government to socialize programs and technologies brought by Kopernik. This program seeks to alleviate poverty through the development of women themselves to finally be able to contribute more in their households. The Inspiration Program also aims to increase women's participation in the community.Empowerment carried out by Kopernik through the Inspiration Program is an unique empowerment, because it does not only aim at teaching skills so that mothers can help their families financially, but also help promote clean energy that is good for the environment. Women's empowerment is an effort to alleviate poverty through building women's capacity.One way to build this capacity is to increase their awareness of many things that have been covered up by the understanding of cultures that develop in the community. Understanding that has been embedded since a long time ago often makes women's empowerment misinterpreted by ordinary people. Empowering mothers with patriarchal values that are so inherent in remote areas while introducing appropriate energy-based clean technology.

References

Cresswell, J. 2014. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dilla, Sumadi. 2010. Komunikasi Pembangunan: Pendekatan Terpadu. Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Edriana et al. 2006. Potret Kemiskinan Perempuan. Jakarta: Women Research Institute.

Khomsan, Ali, dkk. 2015. Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Littlejohn, Stephen W., dan Karen A. Foss. Encyclopedia of Communication Theory. California: SAGE Publications, Inc.

Marwansyah. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.

Moleong, L. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution, Zulkarimen. (1998). Komunikasi Pembangunan: Pengenalan Teori dan Penerapannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Yin, R. K. (2003). Studi Kasus: Desain dan Metode. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jurnal:

Firdaus, Nur. (2014). Pengentasan Kemiskinan melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan LIPI Vol. 22 No.1. Diperoleh pada 30 Juli 2018 dari http://jurnalekonomi.lipi.go.id/index.php/JEP/article/view/29/13

Hadiyanto. (2008). Komunikasi Pembangunan Partisipatif: Sebuah Pengenalan Awal. Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 06 No.2, Juli 2008. Diperoleh pada 5 Februari 2018 dari http://download.portalgaruda.org/article.php?article=84983&val=217

Hussein, Muawya Ahmed dan Walter Leal Filho. (2012). Analysis of Energy As A Precondition for Improvement of Living Conditions and Poverty Reduction in sub-Saharan Africa. Scientific Research and Essays Vol. 7 (30), pp. 2656-2666. Diperoleh pada 30 Juli 2018 dari https://academicjournals.org/article/article1380815300_Hussein%20and%20Filho.pdf

Kopernik Annual Report. 2017. Finding What Works In The Last Mile. Diperoleh pada 28 Juni 2018 dari https://v1.kopernik.info/documents/report/1528776649300_6427.pdf

Zulyadi, Teuku. Advokasi Sosial. Jurnal Al-Bayan Vol. 21 No. 30, Juli – Desember 2014

Situs:

Badan Pusat Statistik. 2017. Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Bahan Bakar Utama untuk Memasak tahun 2001, 2007 – 2016. Dikutip dari https://www.bps.go.id/statictable/2014/09/10/1364/persentase-rumah-tangga-menurut-provinsi-dan-bahan-bakar-utama-untuk-memasak-tahun-2001-2007-2016.html yang diakses pada 23 Februari 2018

Belawan, A.R. dan Titik Harsanti. 2013. Pengaruh Faktor Individu, Ibu, dan Lingkungan Terhadap Prevalensi Balita Pengidap ISPA Provinsi NTT tahun 2013. Diperoleh pada 23 Februari 2018 dari https://media.neliti.com/media/publications/55036-ID-none.pdf

Convention of Elimination of All Discrimination Against Women. Diperoleh pada 25 Juni 2018 dari https://www.kontras.org/baru/Kovensi%20Diskriminasi%20Perempuan.pdf.

Institute for Essential Services Reform. (2016). Laporan FGD Pengarusutamaan Gender di dalam sektor Energi di Indonesia. Diperoleh pada 1 Juli 2018 dari http://iesr.or.id/wp-content/uploads/Laporan-FGD-3-Oktober-2016-Energy-and-Gender-06012016.pdf

Kabar Indonesia. The Kopernik Revolution. Diperoleh pada 30 Juni 2018 dari http://kabarmag.com/blog1/stories-from-edition-5/the-kopernik-revolution/

Published
2018-12-24
Section
Articles