Revitalisasi Pembangunan Pendidikan Melalui Pendekatan Komunikasi Pendidikan

Iwan Koswara

Sari


Pendidikan merupakan salah satu penentu kemajuan bangsa dan pembentuk para National Builders yang berkompetisi secara global, hal ini dikarenakan pendidikan mempunyai peranan dalam meningkatkan kualitas manusia sebagai sumber daya pembangunan dan titik sentral dalam upaya keberhasilan pembangunan tersebut. Pembangunan pendidikan diarahkan untuk menghasilkan insan Indonesia cerdas dan kompetitif melalui peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, relevansi, kesetaraan, dan kepastian memperoleh layanan pendidikan secara merata. Oleh karenanya, melalui komunikasi pendidikan proses revitalisasi pembangunan pendidikan penting dilakukan, untuk membangun strategi maupun program-program pendidikan yang dapat mendukung terhadap peningkatan mutu pendidikan.


Kata Kunci


Revitalisasi; Pembangunan Pendidikan;Komunikasi Pendidikan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Dominan, Kaji Ulang, dan Teori Kritis). Jakarta: Rajawali Press.

Holmes, David. (2012). Teori Komunikasi (Media, Teknologi, Masyarakat).

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Iriantara, Yosal. (2009). Literasi Media (Apa, Mengapa, Bagaimana). Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Kindervatter, S. (1979). Nonformal Education as an Empowering Process with Case Studies in Indonesia and Thailand. Amherst, Mass: Center For International Education University of Massachusetts.

Marhaeni. Dwi Pangastuti. (2016). "Revitalisasi Komunikasi Tradisional Pada Era Globalisasi". ISKI 1 (Oktober). Hal 59-63.

Moss, Sylvia, & Stewart. L. Tubbs (2005). Human Communication (Konteks-Konteks Komunikasi). Bandung: Rosdakarya.

Nadler, L. (1982). Designning Training Programs: The Critcal Events Model. Reading, Mass: Addison-Wesley Publishing Company.

Nasution. Zulkarimen. (2009). Komunikasi Pembangunan Pengenalan Teori Dan Penerapan. Jakarta. Raja Grafindo Persada.

Paramita, Sinta. (2015). "Makalah Komunikasi Pembangunan Berbasis Teknologi Di Desa Wisata Sri Gethuk Yogyakarta." ISKI. 1 (Oktober). Hal.235-252.

Parker, E.B., dan Donald A. Dunn. (1972). Information Technology: Its Social Potential Science. Dalam Werner J. Severin dan James W. Tankard, Jr. 2005.

Ruyle, K.E. (1995) "Group Training Methods (Detailed)" dalam Kelley, L.(ed). 1995. The ASTD Technical and Skills Training Handbook. New

York, N.Y: McGraw-Hill,Inc.

Stole, V. (2001). Mancraft Training Model. Kristiandsand: Agder Research Foundation.

Sudarmanto. (2015). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM (Teori, Dimensi Pengukuran, dan Implementasi dalam Organisasi). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiana, Dadang. (2016) Pembelajaran Transformatif Berbasis Komunikasi Kunci Sukses Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi. Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-56 Fikom Unpad, (September). Hal.7

Sulistyastuti, Dyah Ratih. (2007) "Jurnal Pembangunan dan MDGs di Indonesia: Sebuah Refleksi Kritis." Jurnal Kependudukan Indonesia. Vol. II, No. 2, 2007.

Tilaar. HAR. (1990). Pendidikan Dalam Pembangunan Nasional Menyongsong Abad XXI, Jakarta Balai Pustaka.

Yusuf, Pawit Muhammad. (2010). Komunikasi Instruksional (Teori dan Praktik). Jakarta: Bumi Aksara.

Winoto. Yunus. 2004. Penerapan kurikulum Berbasis Kompetensi (Competency base Curiculum) Pada Pendidikan Ilmu Perpustakaan. Jurnal Komunikasi dan Informasi. Fikom Unpad .Volume 3 No 1. Halaman (196 : 2007)

Nasution, Reza.A, "Transformative Learning dan Case Based Learning" dalam http://www.sbm.itb.ac.id/id/transformative-learning-dan-case-basedlearning.

Pramono, Gatot. Sekilas Computer Mediated Communication dan Perannya Dalam Pendidikan Jarak Jauh. UPT Perpustakaan Digital Universitas Negeri Malang. dalam http://library.um.ac.id/majalah/printmajalah.php/108.html.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.