Analisis Visual Gaya Desain Pada Interior Kedai Seni Djakarte di Kotatua Jakarta

Main Article Content

Arnold Maximillian

Abstract

Adaptasi bangunan kolonial menjadi ruang komersial, seperti Kedai Seni Djakarte, merupakan upaya pembentukan fasilitas pendukung yang dapat menjaga keberlangsungan kawasan Kotatua Jakarta. Penyesuaian sering kali menciptakan permasalahan antara kebutuhan saat ini dan keinginan untuk mempertahankan otentisitas. Hal ini mendorong dilakukannya kajian terhadap adaptasi yang dilakukan Kedai Seni Djakarte dalam melakukan pengaturan pada bagian interior ruangan tanpa menghilangkan identitas eksisting bangunan kolonial. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan melalui (1) studi literatur; (2) observasi langsung; (3) analisis visual terhadap gaya desain interior. Adapun cara yang dilakukan yaitu (1) mendeskripsikan elemen interior (ceiling, dinding, dan lantai), furniture, serta dekorasi yang terdapat pada interior ruang Kedai Seni Djakarte; dan (2) melihat perbandingan visual antara setiap elemen dengan acuan bentukan yang terdapat pada suatu linimasa (timeline) desain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya desain interior yang digunakan Kedai Seni Djakarte pada bangunan kolonial. Adaptasi terhadap elemen pembentuk ruang dilakukan dengan cara melakukan percampuran berbagai gaya desain tempo dulu. Penerapan gaya desain eklektik pada interior Kedai Seni Djakarte telah menghasilkan suasana ruang atau atmosfer tempo dulu yang selaras dengan kondisi eksisting bangunan kolonial, sekaligus sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan dan eksistensinya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan gaya desain eklektik dapat digunakan sebagai model adaptasi interior yang dilakukan pada bangunan kolonial.


Kata Kunci: Adaptasi, Eklektik ,Gaya Desain, Interior, Kedai Seni Djakarte.


 

Article Details

Section

Articles

References

Aditama, P., & Caesar, A. (2022). Karakteristik Fisik dan Spasial Arsitektur Kolonial Belanda pada Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Jurnal Visual, 17(2), 94-118. doi:10.24912/jurnal.v17i2.20005

Anggraeny, A. A. (2019). Kajian Elemen Interior Sebagai Pembentuk Store Atmosphere Pada Bangunan Hasil Revitalisasi Dengan Fungsi Kafe (Objek Studi: Kafe Kawasan Kota Tua Jakarta). Malang: Universitas Brawijaya.

Aryanto, R., & So, I. G. (2012). Perencanaan Manajemen Lanskap Zonasi Destinasi Wisata Budaya Kota Tua Jakarta. Binus Business Review, 3(2), 973-982. doi:10.21512/bbr.v3i2.1368

Astuti, L. D. (2015, Desember 29). Kongkow Asik di Kedai Seni Djakarte Kota Tua. Retrieved Februari 20, 2026, from Viva News & Insight: https://www.viva.co.id/arsip/716617-kongkow-asik-di-kedai-seni-djakarte-kota-tua

Astuti, N. D., Setiawan, A. S., Batubara, R. P., Seno, J. N., Arafa, C. A., Hermawan, O. R., & Febryan, R. A. (2025). Kajian Paket Wisata Sejarah Berdasarkan Kelayakan Lanskap Sejarah Di Yogyakarta (Studi Kasus: 4Excellent Tour). Sadar Wisata: Jurnal Pawirisata, 8(1), 21-30. doi:10.32528/sw.v8i1.3121

Atmoko, T. U., Ellisa, E., Sumalyo, Y., Kurniawan, K. R., Leirizza, R. Z., Erliyana, A., . . . Tampubolon, E. (2007). Guidelines kotatua. Jakarta: Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Dinas Kebudayaan dan Permuseuman.

Aulia, A., Akmal, M. F., Hisyam, V. R., & Purwantiasning, A. W. (2021). Analisis Morfologi Kota Tua Jakarta Dengan Pendekatan Mahzab Conzenian. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan, 11(1), 53-68. doi:10.22441/Vitruvian.2021.v11i1.006

Barros, M., Duarte, J. P., & Chaparro, B. (2011). Thonet Chair Design Grammar : A Step towards the Mass Customization of Furniture. Conference: 14th CAAD Futures Conference (pp. 181-200). Liège: University of Liège.

Calloway, S. (2012). The Elements of Style: An Encyclopedia of Domestic Architectural Detail 4th edition. London: Octopus Pubishing Group Ltd.

Crampin, M. (2019). The Gothic Revival Character of Ecclesiastical Stained Glass in Britain. Folia Historiae Artium, 17, 25-42.

Edwards, S., Helmers, M., Chambré, S., & Will, F. (2021). Ambience: An Introduction. Moveable Type, 13(1), 1-9. doi:10.14324/111.1755-4527.111

Erine, K. N., Rimasari, S., & Sapto, A. (2022). Eksistensi Bangunan Gaya Kolonial Belanda di Kawasan Kayutangan, Kota Malang Pada Tahun 1900-2021. Historiography: Journal of Indonesian History and Education, 2(2), 588-602. doi:10.17977/um081v2i42022p588-602

Estin, N., Antariksa, & Suryasari, N. (2017). Pelestarian Bangunan Kolonial Belanda Di Jalan Pemuda Depok. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Brawijaya, 5(1).

Fimela. (2016, Januari 14). Intip Uniknya Bangunan Kedai Seni Djakarte Peninggalan Zaman Belanda Di Kawasan Kota Tua Ini, Yuk. Retrieved Februari 20, 2026, from Fimela: https://www.fimela.com/lifestyle/read/3755897/intip-uniknya-bangunan-kedai-seni-djakarte-peninggalan-zaman-belanda-di-kawasan-kota-tua-ini-yuk

Galikano, S. (2016, April 2). Kota Tua Sebagai Sebuah Ruang. Retrieved Februari 20, 2026, from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160402145212-269-121184/kota-tua-sebagai-sebuah-ruang

Gravagnuolo, A., Angrisano, M., Bosone, M., Buglione, F., De Toro, P., & Girard, L. F. (2024). Participatory Evaluation of Cultural Heritage Adaptive Reuse Interventions in the Circular Economy Perspective: A Case Study of Historic Buildings in Salerno (Italy). Journal of Urban Management, 13(1), 107-139. doi:10.1016/j.jum.2023.12.002

Grimley, C., & Love, M. (2018). Color, Space, and Style : All the Details Interior Designers Need to Know But Can Never Find. Beverly: Rockport Publishers, Inc.

Gumulya, D. (2022). Perancangan Brand Concept “Móta Studio” Dengan Inspirasi Karya dari Tokoh di Era Mid Century Modern. Jurnal Desain Indonesia, 4(2), 1-17. doi:10.52265/jdi.v4i2.138

Hadiansyah, M. N., & Hendrawan, A. S. (2020). Persepsi Ruang Pada Interior Restoran Donwoori Bandung. Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior, 6(2), 42-50. doi:10.34010/wcr.v6i2

Handinoto. (2010). Arsitektur dan Kota-Kota di Jawa Pada Masa Kolonial. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hastati, F., Kamase, G. A., & Putra, P. J. (2021). Karakteristik Arsitektural Bangunan Indis Pada Perumahan Pegawai PJKA Pengok Blok A & B di Yogyakarta. SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi Dan Teknik Sipil, 1(1), 28-41. doi:10.29303/sade.v1i1.8

Kedaisenidjarkate. (2022, September 15). Kedaiseni Djakarte. Retrieved Februari 26, 2026, from Instagram: https://www.instagram.com/p/Cijfji0pRPw/

Kurniawan, J. (2022). Ensiklopedia Arsitektur Indis / Kolonial Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta: Dinas Kebudayaan DIY (Kundha Kabudayan).

Maximillian, A., Chrisswantra, F., & Jonatan, L. L. (2022). Adaptasi Penggayaan Eklektik pada Furnitur di Cafe dan Restoran Batik Keris Solo. Waca Cipta Ruang : Jurnal Ilmiah Desain Interior, 8(1), 28-36. doi:10.34010/wcr.v8i1.6525

Morgana, Z. A., Rahayu, N. S., & Mahadipta, N. G. (2025). Adaptasi Arsitektur Joglo dalam Lanskap Bali pada Restoran Yakiniku Joglo di Sanur, Bali. Waca Cipta Ruang: Jurnal Ilmiah Desain Interior, 11(2), 78-87. doi:10.34010/wcr.v11i2.15840

Mulyantoro, A. A., & Ashadi. (2023). Kajian Konsep Arsitektur Neo Klasik Pada Bangunan Mix Used (Studi Kasus: Da Vinci Penthouse, Jakarta). Jurnal Arsitektur PURWARUPA, 7(2), 109-116. doi:10.24853/purwarupa.7.2.23-30

Mutaqin, F., Junaidy, D. W., & Wibisono, A. (2022). Indeks Visual Furnitur dan Asrsitektur Jengki Berbasis Data Preseden Arsitektur. Tesa Arsitektur, 20(1), 1-16. doi:10.24167/tesa.v20i1.4173

Putri, Y. S., Rahayu, A., & Nurhidatullah, A. (2025). Manajemen Destinasi Berorientasi 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary) dalam Pengembangan Wisata Budaya Uluan Nughik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Journal of Government and Social Issues (JGSI), 4(1), 36-52. doi:10.23960/jgsi.v4i1.51

Rahmadyanti, R. (2025). Pelestarian Bangunan Kolonial: Identitas Arsitektur Kota Gorontalo. Journal of Multi Technology (J-Multitechno) , 1(1), 13-23. doi:10.69623/j-multitechno.v1i1.79

Saputra, M. R., & Purwantiasning, A. W. (2020). Kajian Adaptive Reuse Pada Bangunan di Kota Tua Jakarta. Jurnal Arsitektur PURWARUPA, 4(1), 47–52. doi:10.24853/purwarupa.4.1.47-52

Saputra, R. D. (2022). Perancangan Coffee Table Book Bangunan Bersejarah di Kota Tua Jakarta. Seminar Nasional Institut Kesenian Jakarta (IKJ). 1. Jakarta: Institut Kesenian Jakarta (IKJ). doi:10.52969/semnasikj.v1i1.25

Satria, W. D., Gharata, V. D., Kamaruddin, M., Khidmat, R. P., Tadzkia, S., & Sari, L. N. (2024). Eksplorasi Fasad Pada Bangunan Kampus (Studi Kasus Kampus ITERA). Jurnal Ilmiah Arsitektur, 14(1), 21-29.

Shalimar, R. S., & Winarto, E. D. (2024). Adaptasi Elemen Arsitektur Bangunan Kolonial Terhadap Iklim Tropis Kota Surabaya. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan, 14(2), 139-148. doi:10.22441/vitruvian.2024.v14i2.08

Solihin, M. F., Manuel, D., Tauhid, M. I., & Soewarno, N. (2025). Adaptasi Gaya Arsitektur Neo-Klasik terhadap Iklim Tropis pada Bangunan NI Escompto Maatschappij di kota Bandung. LATAR - Jurnal Arsitektur, 3(2), 116-125.

Tamimi, N., Fatimah, I. S., & Hadi, A. A. (2020). Tipologi Arsitektur Kolonial di Indonesia. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan , 10(1), 45-52. doi:10.22441/vitruvian.2020.v10i1.006

Tanaya, G., Setiawan, & Pandu, A. (2013). Studi Gaya Desain Perabot Ruang Makan Restoran Bon Ami di Surabaya. JURNAL INTRA, 1(1), 1-8.

Tim Penulis Balai Kawasan Permukiman dan Perumahan. (2024). Panduan Praktis Pelestarian Kawasan Cagar Budaya & Bangunan Gedung Cagar Budaya: Buku 1 Pengantar. Bandung: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Umar, M. Z., & Cahyadi, A. (2021). Desain Gedung Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Muna Di Raha Dengan Prinsip-Prinsip Arsitektur Neoklasik. Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan , 11(1), 31-42. doi:10.22441/Vitruvian.2021.v11i1.004

Widiyanti, & Seila. (2023). Pola Studi Desain Interior Neoklasik Pada Museum Seni (Studi Kasus: Sophilia Art Center). Jurnal Ilmiah ARJOUNA, 7(2), 58-65. doi:10.61488/jia.v7i2.235

Winata, A., Tulistyantoro, L., & Santoso, Y. (2016). Perancangan Interior Fasilitas Bagi Komunitas Sepeda Tua di Surabaya. JURNAL INTRA, 4(2), 798-807.