Implementasi Tema Sanctuary dan Wellness Berbasis EBD untuk Meningkatkan Pelayanan Puskesmas 1 Baturiti

Main Article Content

Ni Kadek Amami
I Kadek Pranajaya
Ni Made Sri Wahyuni Trisna

Abstract

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) berperan sebagai garda terdepan dalam layanan kesehatan primer di Indonesia. Namun, sering kali menghadapi keterbatasan infrastruktur dan pengelolaan ruang yang kurang optimal. Puskesmas 1 Baturiti, Tabanan, Bali mengalami tantangan serupa sehingga diperlukan perancangan ulang untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini mengadopsi tema Sanctuary dan Wellness, menawarkan pendekatan inovatif dengan menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman guna mendukung proses penyembuhan holistik. Tujuan dari penelitian ini adalah menyediakan solusi komprehensif yang mengintegrasikan aspek fisik, psikologis, dan emosional melalui penggunaan palet warna lembut serta elemen alami. Metode deskriptif kualitatif diterapkan dengan melakukan observasi lapangan, wawancara mendalam, serta analisis dokumen arsitektural. Analisis mengungkap beberapa permasalahan utama, seperti keterbatasan ruang tunggu, pola sirkulasi tidak efisien, serta kurangnya fasilitas pendukung, termasuk ruang relaksasi. Pendekatan evidence-based design dalam perancangan ulang menghasilkan perbaikan pada efisiensi alur kerja, pengurangan waktu tunggu, serta peningkatan kenyamanan psikologis bagi pengguna. Inovasi desain diharapkan dapat menjadi model bagi fasilitas kesehatan lainnya dalam menerapkan elemen penyembuhan holistik yang mendukung pemulihan pasien serta kesejahteraan tenaga medis. Selain itu, perbaikan lingkungan fisik berkontribusi pada optimalisasi layanan kesehatan secara keseluruhan. Keunikan dari penelitian ini terletak pada integrasi konsep sanctuary dan wellness sebagai pendekatan inovatif dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur serta meningkatkan layanan kesehatan primer.


 


Kata Kunci: evidence-based design, inovasi pelayanan, puskesmas, sanctuary, wellness


 

Article Details

Section

Articles

References

Al Hikami, M. U. A., Marianah, M., & Haksama, S. (2022). Analisis Penerapan Manajemen di Puskesmas Pacet Berdasarkan PMK No. 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 10(1), 7–19.

Efendi, F. K. . (2023). IMPLEMENTASI TRI HITA KARANA SEBAGAI ASAS DALAM KEHIDUPAN. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 6(4), 3372–3376. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i4.22740

Fatimah, S. (2019). Faktor Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(1), 121–131.

Harjono, A. D., Sugihantara, I. K., & Putri, N. P. R. P. A. (2023). Wellness Sanctuary Sebagai Alternatif Penyembuhan Masyarakat Urban di Kabupaten Badung. Undagi: Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 11(1), 134–141.

Idris, F. (2014). Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang pada Program Kartu Jakarta Sehat. Kesmas: National Public Health Journal, 9(1), 94. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i1.462

Janizar, S., Setiawan, F., & Kurniawan, E. (2020). Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung Rumah Sakit. Jurnal Teknik Sipil Cendekia (JTSC), 1(1), 58–67.

Listyoningrum, L., Dwimawanti, I. H., & Lestari, H. (2015). Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Ngaliyan Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 4(2), 130–142.

Miles, M. H. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. UIP.

Pranajaya, I. K. (2019). Peran Arsitek dalam Meraih Tri Hita Karana Tourism Awards pada Rancangan The Ulin Villa & Spa Seminyak-Bali. Jurnal Patra, 1(2), 68–73.

Rokhmad, K., Hidayah, M., Handayani, F., Laksono, A. D., & Hidayah, M. (2016). Optimalisasi Penerapan Manajemen Puskesmas Sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Puskesmas di Kabupaten Tulungagung. Prosiding Seminar Nasional “The 5th Public Health Leadership, 5, 17–24.

Schweitzer, M., Gilpin, L., & Frampton, S. (2004). Healing Spaces: Elements of Environmental Design That Make an Impact on Health. The Journal of Alternative and Complementary Medicine, 10(1), 71–83. https://doi.org/10.1089/1075553042245953

Sulaiman, E. S. (2021). Manajemen kesehatan: Teori dan praktik di puskesmas. Yogyakarta: UGM Press.

Tanja-Dijkstra, K., & Pieterse, M. E. (2011). The psychological effects of the physical healthcare environment on healthcare personnel. Cochrane Database of Systematic Reviews. https://doi.org/10.1002/14651858.CD006210.pub3

Ulrich, R. S. (1984). View through a window may influence recovery from surgery. Science, 224(4647), 420–421. https://doi.org/10.1126/science.6143402

Ulrich, R. S., Berry, L. L., Quan, X., & Parish, J. T. (2010). A conceptual framework for the domain of evidence-based design. HERD: Health Environments Research & Design Journal, 4(1), 95–114.