EVALUASI DAN INDIKATOR PERBAIKAN JALAN AKIBAT TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI). (Studi Kasus di Jalan Moh Toha-Banjaran Kabupaten Bandung)

Vurry Laraswati Herudiono Putri, Falderika Falderika

Abstract


Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat kerusakan yang terjadi, dan dapat digunakan sebagi acuan dalam usaha pemeliharaan. Nilai PCI ini memiliki rentang 0 sampai 100 dengan kriteria sempurna (excellent), sangat baik (very good), baik (good), sedang (fair), jelek (poor), sangat jelek (very poor) dan gagal (failed). Hal ini dapat menjadi tolak ukur dalam penanganan dan pemeliharaan perkerasan jalan. Beban lalulintas yang tinggi menyebabkan banyak terjadi kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kondisi perkerasan Jalan Moh. Toha - Banjaran. Penelitian dilakukan secara visual dengan metode Pavement Condition Index. Masing - masing segmen di evaluasi dengang mengukur dimensi, inetifikasi jenis dan tingkat kerusakannya untuk mendapatkan nilai PCI.

Hasil analisa menunjukkan bahwa kerusakan yang terjadi antara lain Retak Memanjnng (longitudinal cracking), retak buaya (aligator cracking), tambalan (patching), lubang (potholes). Nilai PCI rata - rata untuk Jalan Moh. Toha - Banjaran adalah 59,2 yang dikatagorikan dalam kondisi Jelek (Poor), sehingga perlu suatu penanganan serius dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.

------------------------------------------------------------------------------------------

Pavement Condition Index (PCI) is one of the main conditions that occur, the level of damage that occurs, and can be called sebase. This PCI value has a range of 0 to 100 perfectly, very good, good, moderate (fair), bad (poor), very bad (very poor) and failed. This can be a benchmark in the process and maintenance of pavement. Much happened, damage and comfort. The purpose of this study was to find the conditions of pavement on Jalan Moh Toha - Banjaran. The research was conducted visually using the Pavement Condition Index method. Each segment is demoed by measuring dimensions, identifying types and levels of damage to get PCI values.

The results of the study showed that the damage that occurred among others were longitudinal cracking, aligator cracking, patching, holes. The average PCI value for Jalan Moh Toha - Banjaran is 59.2 which is categorized as poor, the rooms are important enough to start working before the damage becomes worse.


Keywords


Pavement Condition Index;Kerusakan jalan;Beban Lalu Lintas;Road damage;Traffic Load

Full Text:

PDF

References


. 081/T/BNKT/1990), T. C. (1990). "Direktorat Pembinaan Jalan Kota". Jakarta: Direktorat Jendral Bina Marga Departemen PU.Sukirman, S., 2003, ”Beton Aspal Campuran Panas”, Granit, Jakarta.

. Agus Suswandi, W. S. (2012). Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan.Sukirman, S., 2006, ”Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur”, Itenas, Bandung.

. Mubarak, H. (2015). Analisa Tingkat Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index(PCI).16.Bandung.

. Pusat Litbang Jalan dan Jembatan Badan Penelitian dan Pengembangan, 2007, ”Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jembatan”, Bandung.

. Pemeliharaan Rutin Untuk Jalan Nasional dan Jalan Provinsi Jilid II, M. S. (1995). Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

. Sirait, R. B. (2008). Analisa Kondisi Kerusakan Jalan Raya Pada Lapisan Permukaan. FT Untan, 10.

. Sukirman, S. (1995). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Badan Penerbit Nova.

. Suswandi, A. (2008). Evaluasi Jenis dan Tingkat Kerusakan dengan Menggunakan Metode PCI untuk menunjang pengambilan keputusan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.