PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE UNTUK MENERAPKAN INNOVATION MANAGEMENT SYSTEM DI LPIK-ITB MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA ZACHMAN

Addy Wibowo, Estiko Rijanto, Mira Kania Sabariah

Abstract


Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (LPIK-ITB) merupakan lembaga yang berfokus pada pengembangan inovasi dan kewirausahaan. Proses pengembangan inovasi dan kewirausahaan mencakup pengumpulan ide-ide kreatif sampai dengan komersialisasi produk inovatif. Karena pertukaran data melibatkan semua divisi yang ada di LPIK-ITB, maka perlu dibangun suatu integrator services yang mengintegrasikan semua aplikasi dan data. Innovation Management System merupakan manajemen sistem yang mepresentasikan fungsi bisnis dalam pengembangan inovasi dan kewirausahaan. Untuk realisasi pengembangan Innovation Management System dalam skala enterprise, maka terlebih dahulu harus dirancang Enterprise Architecture berdasarkan proses bisnis yang dimiliki LPIK-ITB terkait dengan pengembangan inovasi. Enterprise Architecture harus dirancang karena dapat memberikan gambaran yang jelas dan komprehensif mengenai sebuah organisasi seperti misi,visi, fungsi, tujuan dan sistem-sistem yang mendukung terlaksananya fungsi organisasi. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja Zachman sebagai acuan perancangan karena memiliki berbagai perspektif yaitu planner, owner, designer, builder, implementer dan worker. Dalam penelitian ini hanya menggunakan empat perspektif dari planner, owner, designer dan builder. Arsitektur yang telah dirancang meliputi business architecture, application architecture, information architecture dan technology architecture serta layanan-layanan (services) sebagai integrator antar arsitektur. Beberapa tools yang telah digunakan untuk memodelkan tiap baris dan kolom (cell) dalam kerangka kerja Zachman adalah Unified Modeling Language (UML) dan ArchiMate Language. Dalam penelitian tentang perancangan Enterprise Architecture ini menghasilkan dua model. Model pertama adalah model Innovation Management System yang terdiri dari front-office system dan back-office system. Model kedua adalah model Enterprise Architecture yang menfasilitasi kebutuhan Innovation Management System terhadap aplikasi, data/informasi serta layanan-layanan (services) yang harus dimiliki oleh Enterprise Architecture. 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


All Copyright © 2017 reserved by Magister Sistem Informasi Universitas Komputer Indonesia